Semarang – Nabilah Salmawati Mulyaningrum, seorang alumni Program Studi Informasi dan Humas (INHUM) Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, menunjukkan perjalanan akademik dan profesional yang berawal dari pengalaman perkuliahan berbasis praktik hingga kini berkiprah di bidang kehumasan sektor kesehatan.
Selama menempuh studi, ia tidak hanya memperoleh pemahaman teori kehumasan, tetapi juga pengalaman praktik langsung di lapangan. Berbagai mata kuliah berbasis praktik membiasakannya menghadapi situasi nyata, mulai dari pengelolaan media komunikasi, interaksi dengan stakeholder, komunitas, hingga instansi pemerintah.
Para dosen juga kerap memberikan studi kasus yang relevan dengan dunia kerja. Hal tersebut melatih kemampuan berpikir kritis dalam mengambil keputusan serta berkomunikasi secara efektif dalam bidang kehumasan dan pemasaran.
Selama masa kuliah, ia berkomitmen untuk memberikan yang terbaik sebagai bentuk tanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, dan kampus. Ia aktif menyelesaikan tugas secara maksimal, disiplin dalam perkuliahan, serta terlibat dalam berbagai komunitas dan organisasi untuk mengembangkan diri.
Ketertarikannya pada bidang kesehatan menjadi salah satu fokus utama selama masa studi. Hal ini membawanya pada kesempatan magang di Yayasan Mentari Sehat Indonesia yang berfokus pada penanganan TBC di Indonesia. Ia juga aktif mengikuti komunitas kesehatan mental serta mengangkat isu kesehatan sebagai topik Tugas Akhir, khususnya terkait manajemen event edukasi TBC di salah satu rumah susun di Semarang. Ia memandang bahwa komunikasi dan kesehatan memiliki keterkaitan erat dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju kualitas hidup yang lebih baik.
Minat tersebut kemudian mengantarkannya pada kesempatan bekerja di bidang Humas Rumah Sakit QIM. Proses seleksi yang dilalui tidak instan, melainkan melalui lima tahapan tes yang menguji kemampuan komunikasi, pemahaman kehumasan, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia kesehatan. Setiap tahap menjadi pengalaman pembelajaran yang berharga dalam perjalanan kariernya.
Nabilah Salmawati Mulyaningrum juga berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan capaian akademik yang sesuai harapan. Menariknya, ia telah mendapatkan pekerjaan sebelum wisuda, tepatnya saat proses pengumpulan berkas wisuda berlangsung. Pencapaian ini menjadi salah satu momen yang disyukuri.
Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa kombinasi antara pembelajaran akademik berbasis praktik, pengalaman organisasi, serta ketertarikan pada isu kesehatan mampu membuka peluang karier yang relevan dan berdampak. Ia menyampaikan apresiasi kepada Universitas Diponegoro, para dosen, serta lingkungan kampus yang telah menjadi bagian penting dalam proses pembentukan dirinya selama empat tahun masa studi.